Mari Pelajari Sifat Wajib Al Fatanah Milik Rasul yang Patut Dicontoh Umat Muslim

Sebagai muslim, ada baiknya menyelami pelajaran-pelajaran dari nabi dan rasul. Setiap nabi dan rasul memiliki kisah inspiratif, sehingga dapat dijadikan pelajaran dan diambil hikmahnya sebagai perbaikan diri kedepannya. Tak hanya hikmah, anda dapat menerapkan sifat-sifat baik yang dimiliki oleh para nabi juga rasul.

Kali ini mari mempelajari salah satu dari 4 sifat wajib dari para rasul Allah SWT, yakni Al Fatanah. Sifat ini memiliki arti kecerdasan, yang berarti setiap rasul Allah mutlak memiliki sifat cerdas karena mereka wajib menyebarkan wahyu yang diterima sehingga membutuhkan yang namanya kecerdasan dalam memahami kaum dan mencari cara untuk menyebarkan ajaran Allah SWT.

Kemampuan ini merupakan anugerah dari Allah SWT yang diberikan kepada para rasulnya agar bisa menangani kaum masing-masing dalam adu argumentasi, seringkali rasul menemui kaum-kaum yang tidak percaya dengan ajaran Allah bahkan melakukan apa yang diharamkan dan mengharamkan yang benar. Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Qur’an surah Al Baqarah ayat 269 yang berbunyi:

يُّؤْتِى الْحِكْمَةَ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ اُوْتِيَ خَيْرًا كَثِيْرًا ۗ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّآ اُولُوا الْاَلْبَابِ

Yang artinya: Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat.”

Ada juga sumber lain yaitu buku Akidah Islam yang ditulis oleh Syeikh Ibrahim Al-bajuri, “jika para rasul tidak memiliki sifat cerdas, bagaimana mungkin mereka mampu membangun argumentasi terhadap orang-orang yang menentangnya. Maka mustahil bagi rasul bersifat bodoh.” Sudah sangat jelas mengapa rasul wajib memiliki sifat فَطَانَةٌ atau fathonah.

Kecerdasan yang dimaksud bukan hanya sebatas IQ, EQ yang notabenenya dapat diukur dalam bentuk angka. Tetapi kecerdasan rasul Allah SWT tersirat dalam kemampuan mereka menghadapi argument kaumnya, dan bagaimana mereka membuktikan kebenaran dari ajaran-ajaran yang mereka bawa dari Allah SWT. Bagaimana tidak cerdas? Secara tidak langsung harus memutar otak untuk menyadarkan kaumnya, tanpa harus melakukan kekerasan atau pemaksaan.

Sifat cerdas ini wajib untuk kita terapkan pada diri sendiri, karena waktu terus bergulir memaksa diri kita untuk terus menerus belajar dan memahami keadaan. Jika kita dapat memetic pelajaran dari setiap kondisi, berpikir cepat di waktu sempit maupun luas, cepat mengambil momen untuk sebuah argument. Maka kita dapat menguasai segala kejadian di sekitar, contoh jika kita bertemu dengan kondisi mendesak dan malah diam karena bingung mau berbuat apa. Hal ini dapat berdampak buruk, entah terhadap kita maupun orang lain di sekitar kita.

BACA JUGA : Review Keunggulan Popbela Yang Tidak Dimiliki Situs Lainnya

Kecerdasan ini juga membuat manusia mau berpikir sebelum bertindak, ketika hendak melangkah dan kita mau berhenti sejenak untuk berpikir maka yakin tidak ada langkah yang keliru kedepannya. Bahkan jika kita sudah merencanakan segala tujuan hidup, insyaallah tujuan tersebut akan tercapai satu persatu. Walaupun penentu sampai atau tidaknya kita pada rencana adalah Allah SWT, namun ikhtiar tidak akan menghianati hasil.

Setiap manusia dibekali otak dan kemampuan berpikir, jadi kembangkan kecerdasan anda setinggi mungkin. Sekian penjelasan tentang salah satu sifat wajib yang dimiliki oleh rasul Allah SWT, Sifat Al Fatanah atau menyampaikan sangat baik jika kita terapkan pada diri sendiri sebagai sosok umat muslim yang patuh kepada Allah SWT untuk menjaga keberlangsungan hidup kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *