The Roader
Teknologi fotografi membuat seseorang dapat mengabadikan momen yang berharga dalam bentuk gambar maupun video.

Namun terkadang momen yang berharga datang secara tak terduga dan berlalu begitu saja dengan sangat cepat sebelum sempat diabadikan oleh kamera.

Dari hal ini, para pengusaha di Belanda berusaha memecahkan masalah tersebut dengan menciptakan inovasi kamera terbaru yaitu The Roader.

Kamera ini dapat mengabadikan momen bahkan sebelum tombol rekam ditekan. Dari kamera ini diharapkan momen-momen penting dalam kehidupan manusia dapat diabadikan sebelum akhirnya hilang untuk selamanya.

Gadget yang diperkenalkan melalui acara CES tahun 2018 ini disebut juga sebagai Roader Time Machine Camera berkat kemampuan yang dimilikinya yaitu berupa kekuatan mesin waktu. 

Berdasarkan penjelasan salah satu pendiri Roader, Sjoerd Pitstra, kamera Roader pada dasarnya tidak merekam kejadian sepanjang hari.

Hanya saja kamera ini secara terus menerus menyimpan data atau yang biasa disebut sebagai melakukan buffering video.

Hal ini bisa diartikan bahwa kamera roader mengingat kejadian apapun yang dilihat untuk beberapa saat.

Saat pengguna melihat suatu kejadian dan ingin merekamnya, maka pengguna cukup menekan tombol start pada kamera.

Kemudian secara otomatis kamera roader akan merekam atau lebih tepatnya membuat klip dari kejadian yang dimulai 10 detik sebelum tombol ditekan.

Klip akan berakhir pada peristwa yang terjadi 10 detik setelah tombol ditekan. Rekaman atau klip berdurasi 20 detik tersebut

Kemudian secara otomatis dapat ditransfer ke dalam ponsel maupun tablet pengguna melalui fitur Bluetooth atau Wifi saat itu juga.

Kamera Roader ini diproduksi dengan bentuk yang sangat mungil dan dapat dikalungkan di leher. Tali pada kamera ini memiliki fungsi ganda, yaitu selain untuk menggantungkan kamera juga berfungsi sebagai kabel charger.

Meskipun bentuknya mungil, kamera Roader memiliki lensa kamera dengan jangkauan pandangan mencapai 120 derajat.

Jangkauan ini lebih besar bila dibandingkan dengan kamera smartphone standar yang hanya memiliki jangkauan 60 derajat. Didalam kamera Roader juga terdapat mikrofon.

Hasil dari rekaman kamera Roader ini terdapat dua resolusi sekaligus. Resolusi yang tinggi ditujukan untuk diunduh ke dalam komputer sedangkan untuk resolusi yang rendah ditujukan untuk dibagikan ke media sosial.

Kamera Roader juga dilengkapi dengan memori RAM untuk menyimpan klip selama 10 detik. Klip ini secara otomatis akan diperbarui setiap 10 detik.

Perusahaan pembuat kamera ini mengklaim bahwa dalam sekali charger, kamera Roader dapat mengirimkan cadangan baterai hingga 7 jam.

Dengan bentuknya yang mungil, pengguna tidak perlu membawa ransel yang besar saat ingin menggunakan kamera ini.

Selain itu, saat digunakan pengguna tidak harus menggunakan kedua tangannya untuk mengoperasikan kamera ini.

Pengguna hanya perlu menggantungkan kamera Roader pada leher dan membiarkan kamera bekerja dengan sendirinya.

Proses pengembangan kamera Roader ini membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu 2 tahun. Karena bekerja dengan menyimpan hasil rekaman secara terus menerus, kamera ini perlu suatu teknologi agar dapat menghemat energi.

Hal ini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam proses pengembangan kamera ini. Menurut Pitstra.


Kamera Roader diprogram agar dengan sedikit energi dapat bertahan selama 7 jam dengan waktu penggunaan hampir setiap hari.

Saat ini, kamera Roader dalam tahap pra produksi dan uji coba tahap akhir. Perusahaan pembuatnya kini telah meluncurkan.

Kamera Roader melalui situs urun dana Indiegogo diharapkan kamera Roader dapat dipasarkan pada akhir tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *